SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA PROGRAM STUDI PLS

 

Program studi ini dibuka semenjak Universitas Riau berdiri dan berada dibawah Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dengan nama jurusan Pendidikan Umum (PU). Pada tahun 1980, Jurusan PU berubah nama menjadi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS). Pada tahun 1983 terjadi penggabungan dua fakultas yaitu FIP dan FK )Fakultas Keguruan) menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Sebagai konsekuensinya FIP menjadi satu jurusan yaitu Jurusan Ilmu Pendidikan, dan Jurusan PLS akhirnya menjadi sebuah program studi yang namanya masih PLS.
Prodi ini masih menerima mahasiswa baru sampai dengan tahun ajaran 1985/1986. Semnejak tahun itu pemerintah menetapkan prodi sebagai prodi yang passing out atau tidak dibenarkan menerima mahasiswa baru dan hanya diberikan kesempatan untuk mendidik mahasiswa yang telah terdaftar sehingga menjadi sarjana dan habis pada tahun 1992. Semenjak itu praktis prodi ini tidak ada lagi mempunyai mahasiswa. Namun demikian keberadaan prodi ini tetap ada dan dosen yang berada di bawah prodi ini tetap mengelola Mata Kuliah Dasar Kependidikan.(MKDK) yang diperuntukan untuk semua mahasiswa FKIP.
 Pada tahun 2000 prodi ini mulai membuat proposal untuk menerima mahasiswa kembali. Ternyata proposal tersebut diterima oleh DIKTI dengan persetujuannya No. 370/DIKTI/Kep/2000 tertanggal 16 Oktober 2000. Isi persetujuan tersebut adalah bahwa Prodi PLS diberikan kesempatan untuk menerima mahasiswa jenjang S1 dengan catatan calon mahasiswa adalah mereka yang sudah bekerja dan tidak dibenarkan mereka yang belum bekerja. Maksudnya adalah untuk meningkatkan sumberdaya manusia dan bukan untuk menciptakan pengangguran. Berdasarkan izin tersebut, maka tahun ajaran 2000/2001 prodi tni telah menerima mahasiswa yang berlatar belakang jenjang pendidikan D2 dan D3.
Pada tahun 2008, Program Study Pendidikan Luar Sekolah, FKIP, UR diberi izin oleh dikti untuk menerima mahasiswa reguler dengan surat izin No.841/D/T/2008. Tgl. 13 Maret 2008. Program Studi PLS menerima mahasiswa baru reguler dengan jalur lokal yang berjumlah 123 orang. Pada tahun akademis 2009/2010 sampai sekarang, Program Studi PLS telah menerima mahasiwa reguler melalui PBUD, undangan, SNMPTN, dan lokal dengan perincian (2009/2010 = 75,  2010/2011 = 39, 2011/2012 = 35). Oleh karena itu, PS PLS baru akan meluluskan angkatan pertama pada tahun ajaran 2013 nanti, sehingga evaluasi lulusan belum dapat diapaparkan disini.
Keadaan dosen sampai saat ini telah mencapai standar minimal pendidikan yaitu S2 (100%) dan sekarang sedang menempuh jenjang S3 sebanyak 2 orang. Sejalan dengan peningkatan kualitas pendidikan dosen, maka perbaikan pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga memperlihatkan peningkatan yang cukup berarti. Persoalannya adalah bahwa semua dosen PS PLS semuanya sudah berusia diatas 50 tahun dan 2 orang sudah diatas 60 tahun. Oleh karena itu diperlukan perekrutan tenaga dosen yang baru, supaya beban mengajar dosen sesuai dengan ketentuan yaitu (12 SKS/smt). Keberadaan fasilitas/sarana yang ada belum begitu mencukupi untuk menunjang pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Perbaikan harus dilakukan dan ditingkat dari segala aspek