Bakti Sosial Masyarakat Mahasiswa PLS FKIP UR Ke- II

Bakti Sosial Masyarakat Mahasiswa PLS FKIP UR Ke- II

Peserta BSM HIMA PLUS FKIP Universitas Riau
(poto: Halqi Yusrah)

www.pls.fkip.unri.ac.id- Kegiatan Bakti Sosial Masyarakat yang di adakan oleh mahasiswa PLS FKIP UR berjalan dengan sukses, meskipun dilapangan ada beberapa kendala tetapi semua tidak menjadikan itu sebuah hambatan.

Kegiatan BSM tersebut diadakan selama 3 hari, dimulai tanggal 15 – 17 Mei 2014. Di desa Tanjung Belit Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, di ikuti oleh 40 Mahasiswa dan 2 Orang Dosen Pembimbing.

Pembukaan Acara dilakukan pada Malamnya tanggal 15 Mei 2014, dan direncanakan akan di hadiri oleh Kepala Desa, tokoh masyarakat dan para pemuda. Karena berhubung pada malam itu cuaca kurang bersahabat maka kegiatan pembukaannya hanya dihadiri oleh mahasiswa PLS saja. Dan dibuka lansung oleh Bapak Syaiful Bakri, S.Pd selaku Pembimbing.

Kegitan BSM merupakan kegiatan tahunan Mahasiswa PLS yang sudah berjalan sebanyak 2 kali. Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan pelatihan untuk ibu- ibu PKK dan beberapa perlombaan untuk anak – anak yang ada di desa tersebut.

“Dalam kegiatan, kita akan melakukan pelatihan kerajinan, mendaur ulang barang yang sudah tidak terpakai lagi menjadi barang yang bermanfaat dan harapannya juga menjadi barang yang bisa dipasarkan. Tetapi, karena di desa tersebut terjadi kemalangan, isti dari sekretaris desa meninggal dunia, maka terpaksa kegiatan pelatihan ditiadakan. Sebagai gantinya, mahasiswa PLS pergi melayat kerumah duka. Disana mahasiswa ikuti taziah dan pembacaan tahlil dan doa. Sedangkan untuk perlombaan anak-anak berjalan dengan lancar dan sukses.” kata Ketua Pelaksana Sandro Padopotan P.

Menurut Muhammad Jais, S.Pd selaku Dosen pembimbing, beliau menjelaskan bahwasanya “Kegiatan ini suda menjadi agenda tahunan mahasiswa PLS FKIP UR. Berfungsi sebagai pembentuk mental dan sikap baik mahasiswa baru. Selain dari itu perkemahan yang di adakan diharapkan dapat mengajarkan bagaimana mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dapat bersosialisasi dengan masyarakat dan memaknai bagaimana hidup berdampingan lansung dengan alam”.

Menurut Akmal Adi Putra selaku Bupati HIMA PLUS “kegiatan BSM ini juga menjadi ajang para junior untuk berkenalan dengan senoir lebih dekat. Tidak ada lagi istilah acuh tak acuh, tidak bertegur sapa antara satu dengan yang lainnya dengan alasan tidak saling kenal.” Paparnya.

“Kami berharap dengan kegiatan ini mahasiswa PLS itu saling mengenal, saling membantu, sehingga tebentuk keluarga besar yang satu dan tidak berkelompok – kelompok. Kami juga sangat berharap semoga kegiatan BSM kedepannya bisa lebih ditingkatkan lagi.” tambahannya.*** (Syaiful Bakri)